Kondisi manusia dalam menghadapi musibah ada empat tingkatan:
Tingkatan pertama, menggerutu [mendongkol] terhadapnya. Tingkatan ini ada beberapa macam:
Pertama: Direfleksikan dengan hati, seperti seseorang yang menggerutu terhadap Rabb-nya dan geram terhadap takdir yang dialaminya, perbuatan ini hukumnya haram dan bisa menyebabkan kekufuran. Allah Taala berfirman, Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada ditepi, maka jika memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu,dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. [Al-Hajj: 11].
Kedua: Direfleksikan dengan lisan, seperti berdoa dengan umpatan celaka, hancurlah dan sebagainya. Perbuatan ini haram hukumnya.
Ketiga: Direfleksikan dengan anggota badan,...