Pages

Sabtu, 31 Maret 2012

Kamal Al-Din Al-Farisi Ahli Fisika Agung Dari Persia

Kamal al-Din al-Farisi adalah seorang ahli fisika Muslim terkemuka dari Persia. Ia dilahirkan di kota Tabriz, Persia  sekarang Iran-  pada 1267 M dan meninggal pada  1319 M.  Ilmuwan yang bernama lengkap Kamal al-Din Abu'l-Hasan Muhammad Al-Farisi itu kesohor dengan kontribusinya tentang optik serta teori angka. Ia merupakan murid seorang astronom dan ahli matematika terkenal, Qutb al-Din al-Shirazi (1236-1311), yang  juga murid Nasiruddin al-Tusi.  Dalam bidang optik, al-Farisi berhasil merevisi teori pembiasan cahaya yang dicetuskan para ahli fisika sebelumnya. Gurunya, Shirazi memberi saran agar al-Farisi membedah teori pembiasan cahaya yang telah ditulis ahli fisika Muslim legendaris Ibnu al-Haytham (965-1039).
Secara mendalam, al-Farisi melakukan studi secara mendala mengenai risalah optik yang ditulis pendahuluannya itu. Sang guru juga menyarankannya agar melakukan revisi terhadap karya Ibnu Haytham. Buku hasil revisi terhadap pemikiran al-Hacen – nama panggilan Ibnu Haytham di Barat -- tersebut kemudian jadi sebuah adikarya, yakni  Kitab Tanqih al-Manazir (Revisi tentang Optik).
Kitab Tanqih merupakan pendapat dan pandangan al-Farisi terhadap buah karya Ibnu Haytham. Dalam pandangannya, tak semua teori optik yang diajukan Ibnu Haytham menemukan kebenaran. Guna menutupi kelemahan teori Ibnu Haytham, al-Farisi Al-Farisi lalu mengusulkan teori alternatif. Sehingga, kelemahan dalam teori optik Ibnu Haytham dapat disempurnakan.

Selasa, 27 Maret 2012

Rahasia di Balik Tidur Siang

Sebuah penelitian baru menjelaskan bahwa tidur siang di kantor sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung, karena dapat mengurangi stress dan detak jantung yang berlebihan, sehingga membuat kerja terhambat. Jadi tidur siang memiliki pengaruh yang penting dalam meningkatkan produktivitas dan mengurangi tingkat kematian.
Dr. Trichopoulos berkomentar, "Saya menyarankan jika memungkinkan lakukanlah tidur siang. Jika Anda mempunyai sofa di kantor, manfaatkanlah."
Setelah mengetahui hasil penelitian itu, kini beberapa perusahaan mengizinkan pekerja dan karyawan untuk tidur siang, karena dianggap dapat meningkatkan produktivitas. Bahkan ada yang membuat ruangan khusus untuk tidur siang sebagai bagian dari program kesehatan karyawan. Banyak karyawan yang silih berganti masuk ke dalam ruangan itu untuk tidur selama setengah jam. Ini dilakukan karena adanya anjuran dokter bahwa tidur siang dapat mengurangi stress dan membantu mempertahankan energi seharian penuh.
Terkait dengan tidur siang, Rasulullah saw. bersabda, "Tidur sianglah, karena setan tidak tidur siang." (H.R. Thabrani). Menurut Al-Jauhari, tidur siang itu adalah tidur sebentar di tengah hari (menjelang shalat Zhuhur).
Selain itu, menurut Rasulullah saw. tidur siang juga bermanfaat agar dapat melakukan sholat Tahajud, berdzikir, atau untuk belajar di malam hari.
Sungguh luar biasa, petunjuk Nabi Muhammad saw. baru terkuak oleh para peneliti, setelah berlalu 1400 tahun lebih.

Kamis, 15 Maret 2012

Kupilih Jalanku


Lima alasan penting mengapa harus memilih manhaj/ tata cara beragama mengikuti para sahabat.

Jumat, 09 Maret 2012

KESEMBUHAN PENYAKIT DENGAN BEKAM

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
”Sebaik-baik hamba adalah tukang bekam, ia mengeluarkan darah, meringankan tulang belakang dan menjernihkan pandangan.” (HR. Imam At-Tirmidzi, Ibnu Majah, ath-Thabrani dan al-Hakim rahimahumullah dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu 'anhuma secara marfu’.)
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda:
”Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbekam dan beliau memberi upah kepada tukang bekam tersebut.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Ilmu pengetahuan modern telah membuktikan bahwa bekam dapat menjadi penyembuh untuk beberapa penyakit jantung, penyakit yang berkaitan dengan darah dan penyakit hati (liver). Dalam kasus Congestion in the lungs (kemacetan parah pada paru-paru) sebagai akibat dari gagal jantung, dan ketika semua sarana terapi, dari diuretik, pengikatan tangan dan kaki untuk mengurangi aliran darah ke jantung gagal. Maka pengeluaran darah dengan venesection (pengeluaran darah dengan memotong vena/pembuluh darah balik yang membawa darah yang kaya akan karbondioksida dari tubuh ke jantung, dan pembuluh ini warnanya kebiru-biruan. Dan bekam prinsip kerjanya mirip dengan cara ini) bisa jadi adalah salah satu cara pintar dan penting untuk mempercapat penyembuhan gagal jantung.

Minggu, 26 Februari 2012

AL QUR'AN BERBICARA TENTANG ASTRONOMI

Oleh : Abdullah Al Rehaili
AIlah telah membuat kejelasan kepada kita dalam kitab-Nya yang telah diwahyukan sebagai sebuah ingatan untuk seluruh dunia.
"Al-Quran ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita al-Quran setelah beberapa wahyu lagi. " (QS Shaad: 87 - 88)
Oleh karena itu, dengan demikian al-Quran sebagai pengingat untuk seluruh umat manusia sampai hari akhir. Di dalamnya berisi keterangan penemuan manusia dalam batasan waktu. Karena, al-Quran ini diturunkan dari ilmu Allah dan setiap satu ayat itu petunjuk dari ilmu Allah yang sebagaimana difirmankan Allah:
"Tetapi Allah mengakui al-Quran yang diturunkan Nya kepadamu. Allah menurunkannya dengan ilmu Nya dan malaikat-malaikat pun menjadi saksi (pula). Cukuplah Allah yang mengakuinya. " (QS an-Nisa: 166)
Setiap satu ayat berisi pengetahuan ketuhanan, akan tetapi manusia dengan terus-menerus mengembangkannya. Dalam pencapaian tingkatan ilmiah yang lebih tinggi di bawah kedudukan kemudian manusia sanggup melihat dengan tajam ilmu ketuhanan yang terdapat dalam ayat-ayat-Nya. Dengan demikian untuk mengetahui hal itu, ayat ini telah diturunkan dari Al­lah, dengan proses yang berlanjut dari perkembangan manusia, manusia akan datang untuk menemukan petunjuk yang memungkinkannya untuk memahami ayat lain dan lain-lainnya. Pada jalan inilah manusia akan melanjutkan untuk lebih banyak memahami ayat­ayat al-Quran. Inilah sifat al-Quran yang menakjubkan.

Rabu, 22 Februari 2012

Mengenal Imam Al-Bukhari

Muhammad Ibnu Abi Hatim berkata, “Saya terilham/menghafal hadits ketika masih dalam asuhan belajar.” Lalu saya bertanya, “Umur berapakah anda pada waktu itu?” Beliau menjawab, “Sepuluh tahun atau kurang.” (Riwayat al-Farbari dari Muhammad Ibnu Abi Hatim, seorang juru tulis al-Imam al-Bukhari).
Suatu ketika al-Imam al-Bukhari tiba di Baghdad. Kehadiran beliau didengar oleh para ahlul hadits negeri itu. Maka, berkumpullah mereka untuk menguji kehebatan hafalan beliau tentang hadits.
Syahdan para ulama tersebut sengaja mengumpulkan seratus buah hadits. Susunan, urutan dan letak matan serta sanad seratus hadits tersebut sengaja dibolak-balik. Matan dari sebuah sanad diletakkan untuk sanad lain, sementara suatu sanad dari sebuah matan diletakkan untuk matan lain dan begitulah seterusnya. Seratus buah hadits itu dibagikan kepada sepuluh orang tim penguji, hingga masing-masing mendapat bagian sepuluh buah hadits.
Maka tibalah ketetapan hari yang telah disepakati. Berbondong-bondonglah para ulama dan tim penguji itu, serta para ulama dari Khurasan dan negeri-negeri lain serta penduduk Baghdad menuju tempat yang telah ditentukan.
Ketika suasana majlis telah menjadi tenang, salah seorang dari kesepuluh tim penguji mulai memberikan ujiannya. Beliau membacakan sebuah hadits yang telah dibolak-balik matan dan sanadnya kepada al-Imam al-Bukhari. Ketika ditanyakan kepada beliau, al Imam al-Bukhari menjawab, “Saya tidak kenal hadits itu.” Demikian seterusnya satu persatu dari kesepuluh hadits penguji pertama itu dibacakan, dan al-Imam al-Bukhari selalu menjawab, “Saya tidak kenal hadits itu.”
Beberapa ulama yang hadir saling berpandangan seraya bergumam, “Orang ini berarti faham.” Akan tetapi ada di kalangan mereka yang tidak mengerti, hingga menyimpulkan bahwa al-Imam al-Bukhari terbatas pengetahuannya dan lemah hafalannya.

Rabu, 08 Februari 2012

Pandangan Ilmu Pengobatan Cina Terhadap Waktu Sholat

sholat
Gerakan yang Anda selalu lakukan ketika salat, baik itu rukuk, sujud, maupun duduk merupakan gerakan yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Bahkan dari sisi medis, salat merupakan obat dari berbagai jenis penyakit.
Ilmuwan China yang belajar Pengobatan Ilmu China pun mengungkapkan berbagai macam manfaat salat bagi kesehatan berdasarkan waktu pelaksanaannya.
Berikut penjabaran Salat dalam perspektif Pengobatan Ilmu Cina:

Kamis, 02 Februari 2012

Kehebatan Ilmuwan Islam

Peradaban Barat kerap mengklaim bahwa Philipe Pinel (1793) merupakan orang pertama yang memperkenalkan metode penyembuhan penyakit jiwa. Tak cuma itu, Barat juga menyatakan rumah sakit jiwa (RSJ) pertama di dunia adalah  Vienna's Narrenturm  yang dibangun pada tahun 1784.  Benarkah klaim peradaban Barat itu?
Klaim itu tentu sangat tak berdasar. Sebab, jauh sebelum Barat mengenal metode penyembuhan penyakit jiwa berikut tempat perawatannya, pada abad ke-8 M di Kota Baghdad. Menurut  Syed Ibrahim B PhD dalam bukunya berjudul  "Islamic Medicine: 1000 years ahead of its times", mengatakan, rumah sakit jiwa atau  insane asylums telah didirikan para dokter dan psikolog Islam  beberapa abad sebelum peradaban Barat menemukannya.
Hampir semua kota besar di dunia Islam pada era keemasan telah memiliki rumah sakit jiwa. Selain di Baghdad  ibu kota Kekhalifahan Abbasiyah   insane asylum juga terdapat di kota Fes, Maroko. Selain itu,  rumah sakit jiwa juga sudah berdiri di Kairo, Mesir  pada tahun 800 M. Pada abad ke-13 M,  kota Damaskus dan Aleppo juga telah memiliki rumah sakit jiwa.
Mari kita bandingkan dengan Inggris. Negara terkemuka di Eropa itu baru membuka rumah sakit jiwa pada t1831 M. Rumah sakit jiwa pertama di negeri Ratu Elizabeth itu adalah Middlesex County Asylum yang terletak di Hanwell sebelah barat London. Pemerintah Inggris membuka rumah sakit jiwa setelah mendapat desakan dari Middlesex County Court Judges. Setelah itu Inggris mengeluarkan Madhouse Act 1828 M.
Lalu bagaimana peradaban Islam mulai mengembangkan pengobatan kesehatan jiwa?