Pages

Sabtu, 31 Agustus 2013

Program Kerja Departemen Dana Usaha 1314


Nama Program
B IM (Bazar IbnuMuqlah)
Deskripsi Kegiatan
Membuka stand disetiap event-event yang diselenggarakan di ITS. Barang-barang yang dijualantara lain: snack, minumanmakananringan, buku dan souvenir IM
Esensi Kegiatan
  •             Menumbuhkan jiwa enterpreneur kader Ibnu Muqlah.
  •             Menambahkas Ibnu Muqlah.
Sasaran
Umum
Nama Program
IM Merchandise
Deskripsi Kegiatan
Pemesanan dan penjualan berbagaii dentitas Ibnu Muqlah antara lain:
jaket + gantungan kunci dan souvenir Ibnu Muqlah
Esensi Kegiatan
  •             Menumbuhkan kebanggaan memakai atribut Ibnu Muqlah
  •             Menambahkas Ibnu Muqlah
  •             Menambah kreativitas mahasiswa Matematika ITS dibidang kewirausahaan
Sasaran
Mahasiswa muslim matematika ITS
Nama Program
IM Cell
Deskripsi Kegiatan
Menyediakan jasa layanan pulsa all provider
Esensi Kegiatan
  •             Menambah pemasukan kas IM
  •            Memfasilitasi mahasiswa jurusan matematika ITS maupun umum terkait layanan pulsa
Sasaran
Mahasiswa Jurusan Matematika ITS dan umum
Nama Program
Donasi IM
Deskripsi Kegiatan
Melakukan pendataan infaq donator IM khususnya para alumni IM dan dosen Matematika ITS yang bersediamenjadi donator pada kegiatan IM
Esensi Kegiatan
  •             Menambahkas IM
  •             Memperbanyak link untuksumberdana IM
Sasaran
Para alumni IM, Dosen Matematika ITS , dan Mahasiswa Matematika ITS
Nama Program
Granada IbnuMuqlah
Deskripsi Kegiatan
Memberikan pelayanan kepada masyarakat umum dalam bentuk pengajaran berbayar dan menjadikan mahasiswa umum khususnya jurusan matematika untuk menjadi tentor
Esensi Kegiatan
  •            Menambahkas IM
  •             Memperkenalkan IM di luarkampuskhususnyamasyarakatumum
Sasaran
Masyarakatumum

Program Kerja Departemen Kaderisasi 1314


Nama Program
As-Salam
Deskripsi Kegiatan    
 Kegiatan sambut Mahasiswa Baru 2013 dan pewacanaan mengenai Ibnu Muqlah dalam bentuk diskusi dan forum silaturahmi.
Esensi Kegiatan
  •          Pengenalan Ibnu Muqlah terhadap Mahasiswa Baru 2013
  •         Memperat tali silaturahmi antara pengurus IM dengan Mahasiswa Baru 2013

Sasaran
Mahasiswa Baru 2013
Nama Program
ISBAT (Islamic Basic Training)
Deskripsi Kegiatan
Kegiatan pelatihan dan pembekalan mengenai IM dan nilai-nilai dasar keislaman bagi mahasiswa baru 2013
Esensi Kegiatan

·                     Sarana pengenalan dan rekruitmen awal mahasiswa baru Matematika 2013
·                     Penanaman nilai-nilai dasar keislaman.
Sasaran
Mahasiswa Baru Matematika 2013
Nama Program
IST (Islamic Skill Training)
Deskripsi kegiatan
Kegiatan pelatihan tentang wawasan ke-Islaman secara lebih luas dan pelatihan manajemen dasar organisasi dalam islam
Esensi kegiatan
Sarana pengembangan skill personal dalam wawasan ke-Islaman secara lebih luas
Sasaran
Mahasiswa Muslim Matematika ITS angkatan 2013
Nama Program
BukoBareng IM
Deskripsi Kegiatan
Mengadakanbukabersamadantilawahbersamapadapuasasunnahsenin – kamissetiap 2 pekansekali.
Esensi Kegiatan

·                 Membiasakanpuasasunnahsenin – kamisbagipengurus, dananggota IM.
·                 Pembiasaanpengurus IM dan anggota IM untuk tilawah.
·          
·                 Mempereratukhuwahdiantarapengurus IM dananggota IM.
Sasaran
Pengurus IM, dan anggota IM
Nama Program
Halbil IM (Halal Bihalal IM)
Deskripsi Kegiatan
Halal bihalal antar mahasiswa muslim Matematika ITS dan dosen Matematika ITS
Esensi Kegiatan
Sebagai media untuk saling memaafkan antar sesama muslim di jurusan Matematika ITS
Sasaran
Mahasiswa muslim Matematika ITS dan dosen Matematika ITS
Nama Program
Upgrading Staff
Deskripsi Kegiatan
Kegiatan berupa outbond dan upgrade staff IM.
Esensi Kegiatan

  •          Mengupgradesemangatdakwah staff.
  •             Mempereratukhuwahdiantarapengurus IM.
Sasaran
Staff IM 2013/2014

Jumat, 30 Agustus 2013

BADAN PENGURUS HARIAN PERIODE 2013-2014


BADAN PENGURUS HARIAN PERIODE 2013-2014

Pembina Ibnu Muqlah               : DR. Imam Mukhlash, M.T

Ketua Umum                             : Singgih Tahwin Muhammad       (1211100054)
                             
Sekretaris Jenderal                    : Andika Ardiansyah                      (1211100121)



Visi dan Misi Kepengurusan 2013-1014


I.           VISI KEPENGURUSAN 2013-2014

“Terwujudnya IM berukhuwah melalui pembinaan yang berkualitas untuk meningkatkan nuansa Islami dijurusan Matematika ITS

II.        MISI KEPENGURUSAN 2013-2014
  1.     Mempererat ukhwah internal dan eksternal IM.
  2.     Meningkatkan kualitas kader IM melalui pembinaan IM secara intensif.
  3.     Mensyiarkan Islam secara inklusif dan inovatif di jurusan matematika ITS.


Sabtu, 24 Agustus 2013

Sekilas Tentang Ibnu Muqlah



كتابة مَدْعَاة
تلخيص من رواية ابن مقلة

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله وحده والصلاة و السملام على من لا نبي بعده و على آله و صحبه أجمعين,
  
Alhamdulillah, segala puja dan puji hanya bagi Allah jalla jalaluhu saja.

Dan semoga shalawat serta salam tetap tercurahkan kepadanya yang tidak ada nabi selepasnya, juga kepada keluarga dan para shabatnya yang mulia.

Tulisan kali ini bukanlah merupakan sebuah karya ilmiah, akan tetapi hanya sebuah catatan kecil yang kusalin dari sebuah buku yang berjudul “Seni Kaligrafi Islam” karya Drs. D.Sirajuddin AR yang mungkin teman-teman bisa menemukannya di Perpustakaan masjid Manarul Ilmi ITS. Adapun isi dari tulisan tersebut adalah sebagai berikut.

Sabtu, 22 Juni 2013

Unforgetable Memory

bismillah.
secuil memori indah di IBNU MUQLAH 2012-2013 :)
IM1213 merajut dakwah, mengemban amanah, menjalin ukhuwah
Allah akbar !!
#ups
mana ceritamu IBNU MUQLAH 2013-2014??
kapan oprec? kapan musyker???

Kamis, 06 Juni 2013

Islam Itu Indah

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين, Adalah satu ucapan yang dengannya para imam membuka bacaan dalam shalat, dan ini adalah satu ucapan yang sering kita lontarkan atas pertanyaan saudara/i kita ketika mereka bertanya “Bagaimana kabarmu ?”. Ya, memang karena Allah-lah satu-satunya zat yang patut kita puji. Karena Dia-lah yang telah menuntun hati kita untuk membaca tulisan ini dan menjadikan kita saling bertemu dalam sebuah tulisan yang singkat ini.
Semoga Allah menjadikan amal kita ini ikhlas karenaNya dan semoga Dia menambahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan Al-‘Amal Ash-Shalih. Dan juga kami berdo’a agar pertemuan kita ini menjadi salah satu tanda/isyarat pertemuan kita di surgaNya kelak.
Selanjutnya, marilah kita mohonkan agar Shalawat serta Salam tetap tercurahkan kepada Rasulullah berserta keluarganya.

Sahabatku –Semoga Allah menyatukan kita diatas kalimatNya yang lurus lagi kuat-,

Marilah kita berusaha untuk mengamalkan apa-apa yang diinginkan oleh  islam atas diri kita. Cara mengetahuinya yaitu dengan mempelajari Al-Qur’an dan juga hadits-hadits rasulullah  yang shahih kepada seorang guru yang memang ahli dalam hal tersebut. Kemudian, disaat kita mempelajari keduanya maka akan kita ketahui bahwasanya Islam ini sangat menekankan kita untuk bergaul, bersahabat, bersaudara dengan seorang yang mencintai Allah dan RasulNya. Bukanlah seperti apa yang kita dengar dari lisan kebanyakan orang, “bertemanlah engkau dengan siapa saja, janganlah memilih-milih teman”. Ketahuilah bahwasanya, 

وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ اللّهِ إِن يَتَّبِعُونَ إِلاَّ الظَّنَّ

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka”[Al An’am (6):116].

Semua perkataan yang serupa dengan hal diatas ini, justru bertentangan dengan firman Allah,

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَتَّخِذُواْ بِطَانَةً مِّن دُونِكُمْ لاَ يَأْلُونَكُمْ خَبَالاً وَدُّواْ مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاء مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الآيَاتِ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ

 Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu.mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya. [Ali ‘Imran (3) : 118]

Dalam Tafsirnya, Ibnu katsir -Rahimahullah- mengomentari ayat ini dengan ucapan,

“Allah subhanahu wa ta’ala berfirman seraya melarang hamba-hambanya yang mukmin mengambil orang-orang munafik sebagai teman kepercayaan” , beliau juga mengatakan :

 لاَ تَتَّخِذُواْ بِطَانَةً مِّن دُونِكُمْ

“janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu” [Ali ‘Imran (3) : 118]

Yakni selain dari kalangan kalian yang tidak seagama. بِطَانَة  artinya “ teman dekat yang mengetahui semua rahasia pribadi.” (Tafsir Ibnu Katsir, pada pembahasan Tafsir surat Ali ‘imran ayat 118).

Sungguh disayangkan walaupun ayat Allah di atas sudah jelas permasalahannya, tetapi sampai saat ini masih banyak dari saudara-saudara kita  yang lain yang kurang memperhatikan permasalahan ini. Mereka berpaling dari teman – teman mereka yang shalih dan lebih memilih teman atas dasar kehidupan dunia ini, padahal Allah telah mengingatkan kita

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَن ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” [Al-Kahfi (18) : 28].

dan satu hal yang sangat mendasari hal ini adalah karena mereka tidak mengetahui apa yang akan mereka dapatkan kelak karena pertemanan tersebut dan hanya melihat apa yang bisa mereka dapatkan untuk (sementara) saat ini. Mereka tidak mengetahui keuntungan atau bahaya apa yang mengancam mereka jika mereka tidak selektif dalam menjalin persahabatan. Oleh karena itu berikut akan kami sampaikan diantara alasan mengapa kita harus memilih sahabat.

(Pertama) bila kita memilih sahabat dari orang yang shalih maka persahabatan kita akan dikekalkan oleh Allah jalla jalaluh sampai kelak kita bernostalgia di surga.

Allah berfirman,

الْأَخِلَّاء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” [Az-Zukhruf (43) : 67]

Sehingga dari hal ini maka marilah kita berpikir, untuk apa kita mencari teman, jika hanya untuk  membuat musuh di hari kemudian, bahkan musuh tersebut adalah mantan sahabat kita sendiri dan hal inilah yang amat menyakitkan bagi kita.

(Kedua) bila kita memilih sahabat dari orang yang shalih maka pada sejatinya kita sedang bersahabat dengan orang yang sedang berusaha  untuk menunaikan hak kita sebagai seorang muslim maupun sahabat.

Siapa diantara kita yang tidak senang jika memiliki teman yang selalu memperhatikan  hak kita ? Bila dia berjumpa  dengan  kita  maka  dari  kejauhan  telah terlihat senyumnya yang terkulum indah, karena dia mengingat Firman Allah,

 فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ الله لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظّاً غَلِيظَ القلب لاَنْفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.[Ali Imron (3): 159] .

Dan hadits Rasul


عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ  

“Dari Abu Dzar, ia berkata, Rasulullah صلى الله عليه و سلم   bersabda, Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah untukmu.” [H.R At-Tirmidziy, dalam kitab berbakti dan Silaturahmi]. 

Lalu saat berpapasan dengan kita maka dia mengucapkan salam, karena dia mengingat hadits,

 عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْإِسْلَامِ خَيْرٌ قَالَ تُطْعِمُ الطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلَامَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ

Dari Abdullah bin 'Amru bahwa ada seseorang bertanya kepada Rasulullah صلى الله عليه و سلم ; "Islam manakah yang paling baik?" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Kamu memberi makan dan memberi salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal". [H.R Bukhari, Kitab Al-Iman].

Dan terlebih lagi jika kita bertamu ke rumahnya, maka dia akan memuliakan kita karena dia mengetahui hadits Nabi صلى الله عليه و سلم,

وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ 

“dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya”.[H.R Bukhari dan Muslim, lanjutan dari penggalan hadits sebelum ini].

Dia juga selalu menjaga perilakunya sehingga tidak menyakiti orang lain, Dalam kesepiannya maka dia mengingat kita dan mendoakan kita dengan perkara yang baik-baik, Bila kita tertimpa kesusahan maka dia siap membantu kita, Bila kita memiliki salah kepadanya maka begitu murah maafnya kepada kita, Bila kita meminta tolong kepadanya maka dia akan menjaga amanah yang diberikan tersebut, karena takutnya dia terhadap ciri orang munafiq.


“Bila seandainya tanda-tanda seorang shahabat yang shalih diatas tidak dapat kita temukan maka ketahuilah bahwa inilah tanda bagi kita agar bisa menjadi (baik) seperti apa yang disebutkan diatas.”

(Ketiga) bila kita memilih sahabat dari orang yang shalih maka dia akan memberikan pengaruh yang baik bagi diri kita dalam urusan agama ataupun dunia kita.

Berapa banyak dari kita yang mulai mempelajari islam secara mendalam (tidak hanya dalam khutbah jumat saja) dikarenakan pengaruh teman, dan berapa banyak dari kita yang mulai meminum khamr, memakai ganja, dan masuk dalam lingkungan pergaulan bebas disebabkan oleh pengaruh teman. Semua hal ini sebagaimana hadits :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

Dari Abu Hurairah , bahwa Nabi صلى الله عليه و سلم bersabda, "Agama seseorang itu cenderung mengikuti agama temannya, oleh karena itu setiap orang dari kalian hendaknya melihat (memperhatikan) siapa yang ia pergauli." (H.R Abu Dawud )


عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِنْ لَمْ يُصِبْكَ مِنْهُ شَيْءٌ أَصَابَكَ مِنْ رِيحِهِ وَمَثَلُ جَلِيسِ السُّوءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْكِيرِ إِنْ لَمْ يُصِبْكَ مِنْ سَوَادِهِ أَصَابَكَ مِنْ دُخَانِهِ

Dari Anas Radhiallahu 'anhu, ia berkata, "Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda, perumpamaan teman duduk yang baik layaknya pembawa minyak wangi (misik), bila kamu tidak mendapat sesuatu darinya (minyak tersebut) maka paling tidak kamu akan terkena aroma harumnya. Dan perumpamaan teman duduk yang jahat layaknya tukang besi, bila kamu tidak mendapat hitamnya maka paling tidak kamu akan terkena asapnya." (H.R Abu dawud).

(Keempat) bila kita memilih sahabat dari orang yang shalih maka kelak kita akan mendapat naungan Allah pada hari tidak ada naungan selain naunganNya.

 Kelak kita akan dibangkiitkan dan dikumpulkan di padang masyhar maka saat itu matahari didekatkan kepada kita sejarak satu miil (الْمِيلِ), semuanya tersiksa karena hal ini (sebagaimana yang digambarkan oleh Rasulullah). kecuali beberapa golongan saja, diantaranya adalah mereka yang saling bersahabat karena Allah, sebagaimana sabda Nabi الله عليه و سلم berikut ini,



عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ تَعَالَى فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ إِمَامٌ عَدْلٌ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ اللَّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ 

Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Ada tujuh (golongan orang beriman) yang akan mendapat naungan (perlindungan) dari Allah dibawah naunganNya (pada hari qiyamat) yang ketika tidak ada naungan kecuali naunganNya. Yaitu; Pemimpin yang adil, seorang pemuda yang menyibukkan dirinya dengan 'ibadah kepada Rabbnya, seorang laki-laki yang hatinya terpaut dengan masjid, dua orang laki-laki yang saling mencintai karena Allah, keduanya bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang diajak berbuat maksiat oleh seorang wanita kaya lagi cantik lalu dia berkata, "aku takut kepada Allah", seorang yang bersedekah dengan menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfaqkan oleh tangan kanannya, dan seorang laki-laki yang berdzikir kepada Allah dengan mengasingkan diri sendirian hingga kedua matanya basah karena menangis". [H.R Bukhari- Muslim]

Dan akhirnya kami cukupkan 4 point ini sebagai alasan mengapa harus memilih orang yang shalih sebagai teman kita. Dan  semoga dengan tulisan ini dapat membuat kita bisa lebih selektif dalam berteman dan semoga kita tidak termasuk dalam orang yang dicirikan Allah dengan mereka yang kelak di hari akhir yang dimana mereka berkata kepada dirinya,

 يَا وَيْلَتَى لَيْتَنِي لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًا

 Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab (ku).[Al Furqan (25) : 28]

Wallahu ta'ala a'lam

Alhamdulillah
Selesai ditulis dalam pertengahan bulan Rajab yang mulia , ba’da maghrib
oleh saudaramu yang menginginkan kebaikan
Abu Ibrahim Ridwan
dimuroja'ah  oleh ustadz Fachry-hafizhahullahu-

Maraji’
[1]       Al-Qur’anul Karim
[2]       Abu Ja’far Muhammad bin Jarir Ath-Thabari. Tafsir Ath-Thabariy.Pustaka  Azzam
[3]       Imam Bukhari. Shahih Bukhari 
[4]       Imam Muslim. Shahih Muslim 
[5]       Imam Abu Dawud. Sunan Abu Dawud 
[6]       Imam At-tirmidziy. Sunan At-Tirmidziy 
[7]       Abu Ibrahim. Catatan Kajian Ustadz Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-.
[8]        Abul Fida’ Ismail ibnu Katsir Ad-Damsyiqi, Tafsir Ibnu Katsir, Juz 4. Sinar baru Al Gensindo.

Jumat, 17 Mei 2013

Upgrading Ceria ^_^

Wood bridge, May, 18th 2013
bismillahirrohmanirrohim..
Di penghujung akhir kepengurusan Ibnu Muqlah ini terdapat suatu kegiatan yang beda dari biasanya.